Bagi gue, kesehatan itu jauh lebih penting dari segala-galanya. Karena, memang gue jauh lebih cepat mengejar kematian dari kebanyak orang lainnya, dengan penyakit ini. Tapi gue yakin, masalah umur hanya Allah yang tau. Setidaknya, gue akan berusaha sebaik dan semaksimal mungkin untuk sisa kehidupan di dunia gue ini.
Minggu ini acara makrab kampus dilaksanakan. Segala perbekalan mental dan materipun sudah gue persiapkan. Ijin mama gue pun akhirnya bisa gue dapatkan sebelum hari H. tanpa gue ketahui, mama gue menelpon salah satu temen gue. Ia banyak berpesan kepadanya untuk menjaga gue sebaik mungkin. Sebenarnya, gue sudah berbohong kepada mama gue. Gue bilang kalo teman gue ini adalah salah satu panitia dari acara makrab. Gue sengaja berbohong, karena gue tidak mau membuat seluruh panitia dan temen-temen lainnya kesusahan dengan penyakit gue ini. Beruntungnya, gue punya sahabat baik sebaik Gatri yang bisa mengerti keadaan gue.
Jadwal hari ini berkumpul di lobby kampus tepat pukul 1 siang. Gue orangnya tidak suka telat. Gue tiba di kampus jam setengah 1. Tapi disana belum juga ada teman-teman lainnya. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya satu persatu teman-teman berdatangan. Panitia mengumpulkan kami dengan tertib. Tepat pukul 4 sore, kami baru berangkat menuju Puncak. Dalam perjalanan, kami semua sangat gembira ditambah dengan lelucon kakak-kakak panitia di perjalanan yang menambah perjlanan sangat menyenangkan.
Tak disangka-sangka perjalanan kami mengalami banyak kendala. Pertama dari kemogokan bis yang kami gunakan. Dan mengabitkan kami harus berhenti di tengah setiap perjalanan ketika mesin bis sudah mengeluarkan bau tak sedap. Sebenarnya, gue kurang nyaman dengan keadaan gue ini. Terlebih lagi gue yang memang tidak boleh terkena asap sama sekali.
Di butuhkan waktu yang cukup lama hingga akhirnya kami dapat tiba di tempat tujuan. Kurang lebihnya sekitar 7 jam kami di perjalanan. Tapi bagi gue, ini tidak begitu menyusahkan karena banyak momen-momen berharga yang akan selalu gue simpan dalam pikiran bahkan hati gue. Dari foto-foto bersama sampai pembuatan video terkonyol di abad ini. Yaa, teman-teman gue memang tidak ada habisnya untuk membahas kekreatifitasan.
Tepat pukul setengah 12 kami tiba disana, sebenarnya gue udah gak terlalu kuat untuk mengikuti kegiatan apa-apa lagi. Kondisi gue sudah kurang mendukung. Beruntungnya, setiba disana kami semua memang tidak ada acara apa-apa lagi. Setelah makan malam kami di persilahkan untuk tidur di tempat yang di sediakan. Ini pengalaman pertama gue, tidur di dalam kamar dengan amat banyak orang. Disini kita tidur satu kamar berbelas-belasan orang. Gue memang agak merasa asing dengan keadaan ini, tapi di sesungguhnya gue amat menyukai keadaan ini. Dimana gue tidak hanya tidru sendiri tanpa adanya siapa-siapa di kamar, bahakan rumah. Inilah warna baru kehidupan baru gue. Dan gue sangat menyukai ini.
Terasa normal di antara mereka. Tanpa harus ada yang di takuti dan di hindari. Senyumku semakin merekah saat ini. Terimakasih kawan semua.
Rabu, 26 Oktober 2011
Minggu, 23 Oktober 2011
Obatku Hanyalah Sebuah Senyuman (3)
Menjadi KM itu sangat seru loh. Gue bisa banyak memetik pelajaran dari ini semua. minggu ini kelas gue mendapat tugas untuk mengadakan penelitian ke RSKO, Cibubur. Semua sudah siap, dari persiapan acara disana sampai dengan ijin transportasi dari kampus. Anak-anakpun juga sudah tidak sabar untuk mengunjungi tempat tersebut.
Tepat hari ini adalah hari penelitian kami ke RSKO. Namun ternyata, kendala datang begitu tiba-tiba. Dosen kami tidak bisa membimbing kami untuk pergi ke sana. Dan akhirnya keputusanpu diambil, kami tidak jadi pergi kesana dengan alasan tidak ada dosen dan akhirnya anak-anak yang lain pun ingin pulang ke rumah masing-masing karena memang notabene teman-teman kami adalah perantauan dari kota-kota lainnya. Dengan resmi, kami gagal untuk mengadakan penelitian tersebut.
Keesokan harinya, gue di telpon oleh salah satu engurus dari RSKO tersebut. Ia menyatakan, bahwa kami harus menggati setengah dari pengeluaran untuk acara yang gagal kemarin. Terlebih lagi pembatalan secara sepihak. Total semua yang harus kita ganti itu sekitar 2 jutaan. Kalang kabutlah gue mikirin ini semua. akhirnya, dengan terpaksa gue hubingin mama dan abang utuk mentransfer uang ke atm gue. Sebenernya gue gak enak sama mereka karena harus minta uang dalam jumah yang cukup besar. Tapi gue eggak akan ngebiarin temen-temen gue mikul beban untuk bayar itu semua. gue ngerasa ini semua salah satu tanggung jawab gue. Terlebih lagi, temen-temen sudah harus mengeluarkan duit untuk membayar salah satu acara kamus yang kami sebut dengan, Makrab. Setelah itu, gue bayarlah tangungan itu. Mama dan abang gue tidak semerta-merta langsung memberikan uang itu. Sangat banyak pertimbangan dan ocehan sampai akhirnya gue bisa membayar itu semua. tapi buat gue, itu gak penting. Karena bagi gue yang tepenting, temen-temen gue gak perlu tau permasalahan ini dan masalah ini terselesaikan.
Gue gak boleh ngerasa capek bahkan untuk mengingat penyakit gue. Gue gak mau gecewain orang-oran disekeliling yang sayang sama gue. Oke, ini artinya ue harus berusaha mencari tempat pengganti untuk melakukan penelitia itu. Yaa, akhirnya dapat tapi sebelumnya gue harus minta ijin dengan dekanat unuk mengguakan bus kampus. Dan lagi lagi ……
Masalah itu datangnya gak pake ijin. Hari ini gue abis di ceramahain Bu Lili karena salah satu tindakan gue yang memang sudah kelewat batas.
“jangan sampe amu saya sentil yaa dari sini. Kamu itu masih baru, jadi saya gampang aja buat keluarin kamu dari sini” Marahnya.
Kata-kata itu selalu terngiang-ngiang di telinga gue. Bahkan sampai beberapa hari kedepan. Karena sesungguhnya gue memang sangat takut dengan gertakan itu. Takut semua itu akan terjadi.
takut meninggalkan teman-teman yang membuat hidup gue jauh lebih berwarna dan terasa normal
Tepat hari ini adalah hari penelitian kami ke RSKO. Namun ternyata, kendala datang begitu tiba-tiba. Dosen kami tidak bisa membimbing kami untuk pergi ke sana. Dan akhirnya keputusanpu diambil, kami tidak jadi pergi kesana dengan alasan tidak ada dosen dan akhirnya anak-anak yang lain pun ingin pulang ke rumah masing-masing karena memang notabene teman-teman kami adalah perantauan dari kota-kota lainnya. Dengan resmi, kami gagal untuk mengadakan penelitian tersebut.
Keesokan harinya, gue di telpon oleh salah satu engurus dari RSKO tersebut. Ia menyatakan, bahwa kami harus menggati setengah dari pengeluaran untuk acara yang gagal kemarin. Terlebih lagi pembatalan secara sepihak. Total semua yang harus kita ganti itu sekitar 2 jutaan. Kalang kabutlah gue mikirin ini semua. akhirnya, dengan terpaksa gue hubingin mama dan abang utuk mentransfer uang ke atm gue. Sebenernya gue gak enak sama mereka karena harus minta uang dalam jumah yang cukup besar. Tapi gue eggak akan ngebiarin temen-temen gue mikul beban untuk bayar itu semua. gue ngerasa ini semua salah satu tanggung jawab gue. Terlebih lagi, temen-temen sudah harus mengeluarkan duit untuk membayar salah satu acara kamus yang kami sebut dengan, Makrab. Setelah itu, gue bayarlah tangungan itu. Mama dan abang gue tidak semerta-merta langsung memberikan uang itu. Sangat banyak pertimbangan dan ocehan sampai akhirnya gue bisa membayar itu semua. tapi buat gue, itu gak penting. Karena bagi gue yang tepenting, temen-temen gue gak perlu tau permasalahan ini dan masalah ini terselesaikan.
Gue gak boleh ngerasa capek bahkan untuk mengingat penyakit gue. Gue gak mau gecewain orang-oran disekeliling yang sayang sama gue. Oke, ini artinya ue harus berusaha mencari tempat pengganti untuk melakukan penelitia itu. Yaa, akhirnya dapat tapi sebelumnya gue harus minta ijin dengan dekanat unuk mengguakan bus kampus. Dan lagi lagi ……
Masalah itu datangnya gak pake ijin. Hari ini gue abis di ceramahain Bu Lili karena salah satu tindakan gue yang memang sudah kelewat batas.
“jangan sampe amu saya sentil yaa dari sini. Kamu itu masih baru, jadi saya gampang aja buat keluarin kamu dari sini” Marahnya.
Kata-kata itu selalu terngiang-ngiang di telinga gue. Bahkan sampai beberapa hari kedepan. Karena sesungguhnya gue memang sangat takut dengan gertakan itu. Takut semua itu akan terjadi.
takut meninggalkan teman-teman yang membuat hidup gue jauh lebih berwarna dan terasa normal
Obatku Hanyalah Sebuah Senyuman (2)
Hari ini resminya gue menjadi seorang KM. saat dimana orang-orang mempertanyakan kemampuan gue, di saat itulah gue akan buktiin ke mereka kalau gue ingin menjadi yang terbaik untuk mereka semua. meski gue belum tau ke depannya akan bagaimana dan sepeti apa, tapi gue akan terus berusaha bertahan pada tanggung jawab gue ini.
Semua berjalan aman dan tentram selama beberapa hari ini. tapi entah kenapa, memasuki hari kelima ada yang terasa aneh. Satu persatu perlakuan teman satu local mulai melakukan pemberontakkan. Gue gak tau apa yang terjadi. Dengan santainya gue tetep jalanin hari-hari gue menjadi KM ini dengan baik. Dan akhirnya pemberontakkan itu semakin jadi.
Tepat setelah seminggu menjadi KM, salah satu teman gue yang bernama Dio menunjukkan aksi yang tidak mengenakan dihati. Dia mulai menggunakan bahasa yang tidak menyenangkan untuk menilai diri gue ini. setelah itu keesokan harinya gue ajak dia ngomong secara baik. Tapi sepertinya, orang ini memang tidak bisa diajak berbicara dengan tenang
“ Lo kenapa nulis kata-kata itu di FB? Ada yang salah yaa dari diri gue” tanya gue dengan tenang
“ Ya lo ngerti kan maksud dari kata-kata gue itu? Yaa emang lo kaya gitu kan! Gue gak suka sama lo, gue mau lo turun jabatan dari KM, jangan sok-sok deket sama cewek-cewek di kelas, dan satu lagi gue tunggu lo di luar kampus” jawabnya dengan santai namun penuh dengan rasa dendam
Disitu gue cuma bisa diem, berusaha untuk tenang. Gue yakin dia Cuma emosi sesaat, tanpa piker panjang buat ngungkapin itu semua.
Setelah dar perbincangan itu, gue ceritalah dengan 2 teman cewek gue. Gue dari dulu memang terbilang akrab dengan cewek. Entah kenapa gue akan lebih merasa nyaman saat cerita dengan mereka. Beberapa orang terdekat gue yaitu, Gatri dan Isna. Setelah kejadian itu, gue ceritakan semuanya ke mereka berdua. Tanggapan mereka hanya santai. Intinya, “diemin aja, dia emang kayak gitu. Apling emosi sesaat atau bahkan Cuma iri”.
Tapi, cuma dari kalimat itu gue belom merasa yakin. Akhirnya gue juga sempet curhat sama beberapa senior yang gue kenal. Tanggapan mereka pun gak jauh berbeda. Dan akhirnya gue yakin saa jawaban dari apa yang harus gue lakuin. Dan akhirnya, benar semua aman-aman dan terkendali. Dio pun tidak melakukan hal-hal aneh lagi. Terlebih lagi karena dia memang jarang masuk kuliah. Masalahpun terselesaika dengan sendirinya.
Gue sadar, gue hanya baru ngelewatin satu titik langkah saat menjadi KM karena emang pasti akan banyak lagi masalah-masalah yang harus gue selesaikan dengan baik. Rasa tanggung jawab itu harus semakin gue perbesar dalam benak gue…
Disaat gue masih bisa melakukan itu semua. disaat bisa membuat kalian dan diri gue sendiri tersenyum.
Semua berjalan aman dan tentram selama beberapa hari ini. tapi entah kenapa, memasuki hari kelima ada yang terasa aneh. Satu persatu perlakuan teman satu local mulai melakukan pemberontakkan. Gue gak tau apa yang terjadi. Dengan santainya gue tetep jalanin hari-hari gue menjadi KM ini dengan baik. Dan akhirnya pemberontakkan itu semakin jadi.
Tepat setelah seminggu menjadi KM, salah satu teman gue yang bernama Dio menunjukkan aksi yang tidak mengenakan dihati. Dia mulai menggunakan bahasa yang tidak menyenangkan untuk menilai diri gue ini. setelah itu keesokan harinya gue ajak dia ngomong secara baik. Tapi sepertinya, orang ini memang tidak bisa diajak berbicara dengan tenang
“ Lo kenapa nulis kata-kata itu di FB? Ada yang salah yaa dari diri gue” tanya gue dengan tenang
“ Ya lo ngerti kan maksud dari kata-kata gue itu? Yaa emang lo kaya gitu kan! Gue gak suka sama lo, gue mau lo turun jabatan dari KM, jangan sok-sok deket sama cewek-cewek di kelas, dan satu lagi gue tunggu lo di luar kampus” jawabnya dengan santai namun penuh dengan rasa dendam
Disitu gue cuma bisa diem, berusaha untuk tenang. Gue yakin dia Cuma emosi sesaat, tanpa piker panjang buat ngungkapin itu semua.
Setelah dar perbincangan itu, gue ceritalah dengan 2 teman cewek gue. Gue dari dulu memang terbilang akrab dengan cewek. Entah kenapa gue akan lebih merasa nyaman saat cerita dengan mereka. Beberapa orang terdekat gue yaitu, Gatri dan Isna. Setelah kejadian itu, gue ceritakan semuanya ke mereka berdua. Tanggapan mereka hanya santai. Intinya, “diemin aja, dia emang kayak gitu. Apling emosi sesaat atau bahkan Cuma iri”.
Tapi, cuma dari kalimat itu gue belom merasa yakin. Akhirnya gue juga sempet curhat sama beberapa senior yang gue kenal. Tanggapan mereka pun gak jauh berbeda. Dan akhirnya gue yakin saa jawaban dari apa yang harus gue lakuin. Dan akhirnya, benar semua aman-aman dan terkendali. Dio pun tidak melakukan hal-hal aneh lagi. Terlebih lagi karena dia memang jarang masuk kuliah. Masalahpun terselesaika dengan sendirinya.
Gue sadar, gue hanya baru ngelewatin satu titik langkah saat menjadi KM karena emang pasti akan banyak lagi masalah-masalah yang harus gue selesaikan dengan baik. Rasa tanggung jawab itu harus semakin gue perbesar dalam benak gue…
Disaat gue masih bisa melakukan itu semua. disaat bisa membuat kalian dan diri gue sendiri tersenyum.
Selasa, 04 Oktober 2011
Big Rangers
Go .. Go .. Power Rangers!!!
masih inget saa cerita kartun robot super hero ini?
yang warna-warni seperti pelangi, berusaha untuk menyelamatkan bumi.
seperti mereka :)
lagi-lagi, sebutan power ranger jatuh kepada kakak-kakak yang super duper baik ini. setelah gank kakak-kakak Own Theater gue yang selama 3 tahun lebih bersama, akhirnya disini, di tempat dimana gue tinggal sebagai rumah kedua lainnya, gue menemukan sosok power ranger lainnya.
tidak untuk menyamakan ataupun membedakan. tapi yang pasti, mereka sama berkesannya di hati gue. awal pertama dikenalin dengan kakak-kakak baru gue ini sama kak Tapir, gue cukup pendiem. tau sendirilah, awal-awal memang seperti biasanya selalu sikap itu yang muncul. tapi jangan harap setelah lama kenal bakal nemuin yang kayak gitu ehh? hahahaha.
oke lanjut!
setelah gue ketemu mereka, ngeliat tingkah unik, beraneka ragam, dan langka mereka 2 kata yang terlintas untuk menjudge mereka adalah POWER RANGER.
setelah ntuk kesekian ketemu mereka lagi, ada 1 kakak yang pake pencitraan ini (mungkin memang udah dari lama dia suka tokoh ini) yaitu, Power Range Merah. dia adalah kak Iqbal. makin seneng aja gue sama pencitraan Power Ranger ke kakak-kakak gue ini. MERDEKAA!!!!
sebenernya power ranger tuh ada berapa yah? ada 7 yaa? sepertinya mereka bukan tergabung dalam 7 kandidat. tak apalah, yang penting sebutannya tetep harus Power Ranger loh? hahaha. atau kita sebut aja mereka 7icon? cukup! no comment hahaha
dengan berbagai "warna" keunikan mereka tergabunglah jadi 1. 1 .. 2 .. 3 ..
kenalan sama mereka yukkkk!
1. kak Tapir, ini dia nih orang pertama yang ngenalin ke anggota Power Ranger lainnya. orangnya harus di museumkan, langka bin sangat ajaib soalnya hahaha. selalu anter jemput kalo mau dan abis ngumpul. baiknya gak ketolong deh. cuma nyebelinnya juga gak ketolong. korban penganiayaan mulu sama dia. sama yang lain juga sih, sian amat nasib!!
2. kak Iqbal, yang ini sih suka dikatain si lebay sama kakak-kakak yang lain. tapi yang pasti orangnya kocak ajah! ngeboongnya gak nanggung-nanggung mukanya kayak beneran gak ada ekspresi boong. sumpah yaa kak Iqbal itu kalo ngelucu mukanya datar aja, tapi lucu lawakannya sampe bikin sebel. abis itu dia cuma senyum atau ketawa kecil. makin!!!!! GEDEGGGGHHHHH gak sih lo? ahahahaha
3. kak Ucup, orang yang kocak tanpa ekspresi juga. tapi guyonannya sok di romatis-romantisin loh dia. ngarep jadian mulu, wakakakakak! suka banget megang kepala, kayaknya tipe orang yang seneng manjaain pasangannya nih bakal (prediksi ricka) hahahaha
4. si kakak ganteng kak Botak, nama aslinya Rizky dan gue baru tau hari ini yaa Allah tobat dah. dan apa hubungannya sama botak yah? oke skip! yang ini mukanya doang ganteng, nyalinya kata kakak-kakak yg lain cemen huakakaka (tadi abis dicengin). mukanya mirip banget sama John Pantau, suka cengar-cengir juga omaygat! jangan jangan dia .... (gak tega ngomongnya). dan tingkat kejaialnnya pun setrata dengan yang lain. damn korban mulu!
5. kak Zidny, gue gak tau tulisan aslinya lupa hehehe. ganteng sih ganteng tingkahnya sama aja kayak yg lain koplak-koplak. orangnya jujur apa kejujuran yaa? hahaha lucu aja dah.
6. kak Beger, ini hampir gue kira kak Zidny abisan hampir setipe mereka. gue kira kakak ini pendiem, tapi ternyata *jengjengjengjeng* mungkin karena udah terkena virus-virus bangsa lainnya kali yah sampe akhirnya the next generationnya pun ikut begitu hahaha.
7. kak Bowo, yag ini juga ga kalah keliatan pendiemnya. ngomong seadanya, tapi baik loh. tapi dia anak METAL!!! dan bukan Mellow Total yaa
setelah ditelusuri jauh lebih dalam, emang ada 7 yaah ahahaha. baguslah kalo gitu udah pas banget sama Title yang gue kasih. dari semuanya, mereka itu baik dan sangat sangat baik. tak kan terganti lah hahahah, amin amin yaa Allah.
makasih banget buat kalian semua, yang udah baik sama aku, meski kalian suka iseng tapi karena aku orangnya baik hati semua aku maafin. asal aku di teraktir lagi yah ;) hahahaha. kata-kata pun rasanya gak bisa buat ungkapin perasaan aku ke kalian.
love you so much my Big Power Ranger!!! new house new big family.
masih inget saa cerita kartun robot super hero ini?
yang warna-warni seperti pelangi, berusaha untuk menyelamatkan bumi.
seperti mereka :)
lagi-lagi, sebutan power ranger jatuh kepada kakak-kakak yang super duper baik ini. setelah gank kakak-kakak Own Theater gue yang selama 3 tahun lebih bersama, akhirnya disini, di tempat dimana gue tinggal sebagai rumah kedua lainnya, gue menemukan sosok power ranger lainnya.
tidak untuk menyamakan ataupun membedakan. tapi yang pasti, mereka sama berkesannya di hati gue. awal pertama dikenalin dengan kakak-kakak baru gue ini sama kak Tapir, gue cukup pendiem. tau sendirilah, awal-awal memang seperti biasanya selalu sikap itu yang muncul. tapi jangan harap setelah lama kenal bakal nemuin yang kayak gitu ehh? hahahaha.
oke lanjut!
setelah gue ketemu mereka, ngeliat tingkah unik, beraneka ragam, dan langka mereka 2 kata yang terlintas untuk menjudge mereka adalah POWER RANGER.
setelah ntuk kesekian ketemu mereka lagi, ada 1 kakak yang pake pencitraan ini (mungkin memang udah dari lama dia suka tokoh ini) yaitu, Power Range Merah. dia adalah kak Iqbal. makin seneng aja gue sama pencitraan Power Ranger ke kakak-kakak gue ini. MERDEKAA!!!!
sebenernya power ranger tuh ada berapa yah? ada 7 yaa? sepertinya mereka bukan tergabung dalam 7 kandidat. tak apalah, yang penting sebutannya tetep harus Power Ranger loh? hahaha. atau kita sebut aja mereka 7icon? cukup! no comment hahaha
dengan berbagai "warna" keunikan mereka tergabunglah jadi 1. 1 .. 2 .. 3 ..
kenalan sama mereka yukkkk!
1. kak Tapir, ini dia nih orang pertama yang ngenalin ke anggota Power Ranger lainnya. orangnya harus di museumkan, langka bin sangat ajaib soalnya hahaha. selalu anter jemput kalo mau dan abis ngumpul. baiknya gak ketolong deh. cuma nyebelinnya juga gak ketolong. korban penganiayaan mulu sama dia. sama yang lain juga sih, sian amat nasib!!
2. kak Iqbal, yang ini sih suka dikatain si lebay sama kakak-kakak yang lain. tapi yang pasti orangnya kocak ajah! ngeboongnya gak nanggung-nanggung mukanya kayak beneran gak ada ekspresi boong. sumpah yaa kak Iqbal itu kalo ngelucu mukanya datar aja, tapi lucu lawakannya sampe bikin sebel. abis itu dia cuma senyum atau ketawa kecil. makin!!!!! GEDEGGGGHHHHH gak sih lo? ahahahaha
3. kak Ucup, orang yang kocak tanpa ekspresi juga. tapi guyonannya sok di romatis-romantisin loh dia. ngarep jadian mulu, wakakakakak! suka banget megang kepala, kayaknya tipe orang yang seneng manjaain pasangannya nih bakal (prediksi ricka) hahahaha
4. si kakak ganteng kak Botak, nama aslinya Rizky dan gue baru tau hari ini yaa Allah tobat dah. dan apa hubungannya sama botak yah? oke skip! yang ini mukanya doang ganteng, nyalinya kata kakak-kakak yg lain cemen huakakaka (tadi abis dicengin). mukanya mirip banget sama John Pantau, suka cengar-cengir juga omaygat! jangan jangan dia .... (gak tega ngomongnya). dan tingkat kejaialnnya pun setrata dengan yang lain. damn korban mulu!
5. kak Zidny, gue gak tau tulisan aslinya lupa hehehe. ganteng sih ganteng tingkahnya sama aja kayak yg lain koplak-koplak. orangnya jujur apa kejujuran yaa? hahaha lucu aja dah.
6. kak Beger, ini hampir gue kira kak Zidny abisan hampir setipe mereka. gue kira kakak ini pendiem, tapi ternyata *jengjengjengjeng* mungkin karena udah terkena virus-virus bangsa lainnya kali yah sampe akhirnya the next generationnya pun ikut begitu hahaha.
7. kak Bowo, yag ini juga ga kalah keliatan pendiemnya. ngomong seadanya, tapi baik loh. tapi dia anak METAL!!! dan bukan Mellow Total yaa
setelah ditelusuri jauh lebih dalam, emang ada 7 yaah ahahaha. baguslah kalo gitu udah pas banget sama Title yang gue kasih. dari semuanya, mereka itu baik dan sangat sangat baik. tak kan terganti lah hahahah, amin amin yaa Allah.
makasih banget buat kalian semua, yang udah baik sama aku, meski kalian suka iseng tapi karena aku orangnya baik hati semua aku maafin. asal aku di teraktir lagi yah ;) hahahaha. kata-kata pun rasanya gak bisa buat ungkapin perasaan aku ke kalian.
love you so much my Big Power Ranger!!! new house new big family.
Selasa, 27 September 2011
Obatku Hanyalah Sebuah Senyuman (1)
"mungkin gue tak sesehat mereka, tapi gue yakin semangat hidup gue pasti bisa melebihi mereka".
hai, perkenalkan nama gue Alif Satrio. sejak kecil gue di panggil Alif. umur gue saat ini 18 tahun. banyak yang bilang wajah gue mirip seorang aktor remaja yang kebanyakan muncul di televisi. terbilang cukup sempurna untuk hitungan wajah seorang lelaki remaja.
namun sayangnya, hanya terbilang untuk tampak luarnya saja. kesehatan gue jauh lebih berbeda dengan kebanyakan orang lainnya. yaa, sangat berbeda!
saat ini gue mengidap 4 penyakit mematikan dalam tubuh; kanker otak level II, kerusaan fungsi hati, klep katup kiri (kebocoran jantung) dan sekarang gue pake balon dan jantung buatan, yang terakhir dan semoga ini benar-benar yang terakhir yaitu, kerusakan saraf otot tulang belakang. hehehe, yaa itu semua penyakit gue! terbilang cukup banyak yaa!
beberapa dari penyakit itu gue dapetin dari keturunan keluarga. yaa mau gimana lagi, keturunan bro. yasudahlah yaa terima dengan hati yang ikhlas hahaha.
segala cara udah keluarga gue tempuh buat ngobatin sakit gue ini. gue biasa pulang pergi ke Jerman cuma buat bongkar jantung sebulan 3 kali. oleh sebab itu, gue ini mempunyai 2 kewarganegaraan. gue udah 100 kali cuci darah, 6 kali cangkok jantung, 2 kali koma, dan terkadang gue suka tidur panjang setiap 3 hari sekali.
diibaratkan, rumah gue ini adalah rumah sakit. karena gue bisa menghabiskan waktu gue dirumah cuma buat pompa jantung dan cuci darah dirumah gue sendiri, dengan atau tanpa adanya bantuan orang lain. terkadang gue bisa tidur panjang dari hari Jumat sampai dengan Minggu hanya untuk shocking kardio.
sejak kelas 2 SMP di awal gue sakit, gue koma hampir 11 bulan. selanjutnya, gue koma lagi kelas 3 SMP sampai 3 bulan, dan terakhir gue koma adalah saat malam hari ulang tahun gue. ahahaha miris yaa! gue cuma bisa bersyukur masih bisa dikasih kehidupan sampe detik ini sama Allah.
halaaah!! sekarang rasanya gue gak butuh lagi sama yang namanya obat. karena dengan atau tanpa adanya obat toh maut juga ada di depan mata gue. gue udah menghabiskan banyak uang karena penyakit gue ini. kalau di hitung-hitung, selama 1 bulan pengeluaran gue bisa mencapai 2,9 Milyar. bruntungnya, itu semua murni dibayar negara. karena Ayah gue adalah atase pertahanan di Jerman.
gue anak ke 5 dari 5 bersaudara. 2 kakak gue Alhamdulillah sehat wal afiat, dan 2 nya lagi gagal operasi jantung dan leukimia. 1 kakak gue adlah dokter penyakit dalam dan yang 1-nya di IT. mereka dari Oxford dan UGM. rasanya cuma gue doang yang gak terlalu bagus dalam akademik.
tapi kayaknya juga bukan dalam hal akademik aja gue yang terbilang punya nilai 0, dalam soal asmarapun begitu. baru-baru ini gue ngerasain yang namanya sakit hati karena seorang cewek. dan menangis untuk hal kecil yang akan gue sebut itu, cinta. tidak perlu panjang lebar untuk mengartikan sebuah cinta. karena cinta gue terhadap orang tua gue lebih besar dari apapun.
Ayah gue adalah salah satu atase petahanan Jerman. Ayah wafat ketika umur gue 8 tahun. dia terkena serangan jantung saat dia menjadi ajudan di Jerman. Ayah juga memiliki penyakit yaitu, kerusakan fungsi saraf dan jantung. karena Ayah gue belom bisa mengobatin gue, karena udah terlanjur dia yang lebih dahulu dipanggil Allah. oleh karena itu, negara ambil alih semua urusan menyangkut gue. sekarang gue cuma tinggal sama Ibu dan kakak-kakak gue. kisah percintaan Ibu dan Ayahpun terasa begitu indah untuk gue.
Ayah pernah berkata kepada Ibu, seperti ini ;
"mungkin seandainya waktu dapat berputar lagi. dan aku tau kejadian akan seperti ini. aku akan bilang pada waktu untuk tidak mempertemukan aku dengan mu. dan aku juga tak sudi, memiliki anak pintar namun mereka memikul penyakit yang tak seharusnya. sebab aku tidak ingin melihatmu sedih atau menyesal karena kau mengenalku. aku ingin melihatmu tersenyum dan bahagia.
biarlah ku tanggung rasa sakit ini semua, tidak dengan anak kita. asalkan kau bisa tersenyum kembali seperti sedia kala. dan anak kita dapat menikmati masa remaja mereka"
sampai detik ini, Ibu hanya bisa menangis saat melihat gue. melihat saat gue berjuang dngan penyakit gue ini. tapi sebenarnya, tanpa sadar yang sebenarnya berjuang demi gue adalah dia. dia yang selalu membuat gue kuat hinga detik ini.
perinsip hidup gue pasti beda dengan prinsip hidup orang kebanyakan lainnya, yaitu ; Hiduplah demi nanti malam dan besok
gue juga pegang 3 janji kelingking dengan Ayah ;
1. memaafkan masa lalu
2. menikmati masa kini
3. optimis bertemu di surga
mungkin bagi kalian gue udah gila, tapi memang gue sudah gila. gue juga punya kelainan sikolgi, Schizoperenia (merasa ada orang selalu). gue mengidap kelainan itu semenjak Ayah meninggal. saat itu, gue merasa dunia terasa berakhir dan gue cuma ada bersama keluarga gue. khususnya Ayah, karena memang sedari kecil gue paling deket dengan dia.
obat terampuh gue sampai detik ini adalah Tersenyum. dengan begitu gue merasa, dunia selalu ada buat gue dan gue selalu ada buat dunia.
"matahari sudah terbenam, bulan kian menampakan indahnya diiringi ribuan bintang disampingnya. aku hanya bisa menangis di sudut kamar terpencil dari bagian hidup"
*from my friend's story*
hai, perkenalkan nama gue Alif Satrio. sejak kecil gue di panggil Alif. umur gue saat ini 18 tahun. banyak yang bilang wajah gue mirip seorang aktor remaja yang kebanyakan muncul di televisi. terbilang cukup sempurna untuk hitungan wajah seorang lelaki remaja.
namun sayangnya, hanya terbilang untuk tampak luarnya saja. kesehatan gue jauh lebih berbeda dengan kebanyakan orang lainnya. yaa, sangat berbeda!
saat ini gue mengidap 4 penyakit mematikan dalam tubuh; kanker otak level II, kerusaan fungsi hati, klep katup kiri (kebocoran jantung) dan sekarang gue pake balon dan jantung buatan, yang terakhir dan semoga ini benar-benar yang terakhir yaitu, kerusakan saraf otot tulang belakang. hehehe, yaa itu semua penyakit gue! terbilang cukup banyak yaa!
beberapa dari penyakit itu gue dapetin dari keturunan keluarga. yaa mau gimana lagi, keturunan bro. yasudahlah yaa terima dengan hati yang ikhlas hahaha.
segala cara udah keluarga gue tempuh buat ngobatin sakit gue ini. gue biasa pulang pergi ke Jerman cuma buat bongkar jantung sebulan 3 kali. oleh sebab itu, gue ini mempunyai 2 kewarganegaraan. gue udah 100 kali cuci darah, 6 kali cangkok jantung, 2 kali koma, dan terkadang gue suka tidur panjang setiap 3 hari sekali.
diibaratkan, rumah gue ini adalah rumah sakit. karena gue bisa menghabiskan waktu gue dirumah cuma buat pompa jantung dan cuci darah dirumah gue sendiri, dengan atau tanpa adanya bantuan orang lain. terkadang gue bisa tidur panjang dari hari Jumat sampai dengan Minggu hanya untuk shocking kardio.
sejak kelas 2 SMP di awal gue sakit, gue koma hampir 11 bulan. selanjutnya, gue koma lagi kelas 3 SMP sampai 3 bulan, dan terakhir gue koma adalah saat malam hari ulang tahun gue. ahahaha miris yaa! gue cuma bisa bersyukur masih bisa dikasih kehidupan sampe detik ini sama Allah.
halaaah!! sekarang rasanya gue gak butuh lagi sama yang namanya obat. karena dengan atau tanpa adanya obat toh maut juga ada di depan mata gue. gue udah menghabiskan banyak uang karena penyakit gue ini. kalau di hitung-hitung, selama 1 bulan pengeluaran gue bisa mencapai 2,9 Milyar. bruntungnya, itu semua murni dibayar negara. karena Ayah gue adalah atase pertahanan di Jerman.
gue anak ke 5 dari 5 bersaudara. 2 kakak gue Alhamdulillah sehat wal afiat, dan 2 nya lagi gagal operasi jantung dan leukimia. 1 kakak gue adlah dokter penyakit dalam dan yang 1-nya di IT. mereka dari Oxford dan UGM. rasanya cuma gue doang yang gak terlalu bagus dalam akademik.
tapi kayaknya juga bukan dalam hal akademik aja gue yang terbilang punya nilai 0, dalam soal asmarapun begitu. baru-baru ini gue ngerasain yang namanya sakit hati karena seorang cewek. dan menangis untuk hal kecil yang akan gue sebut itu, cinta. tidak perlu panjang lebar untuk mengartikan sebuah cinta. karena cinta gue terhadap orang tua gue lebih besar dari apapun.
Ayah gue adalah salah satu atase petahanan Jerman. Ayah wafat ketika umur gue 8 tahun. dia terkena serangan jantung saat dia menjadi ajudan di Jerman. Ayah juga memiliki penyakit yaitu, kerusakan fungsi saraf dan jantung. karena Ayah gue belom bisa mengobatin gue, karena udah terlanjur dia yang lebih dahulu dipanggil Allah. oleh karena itu, negara ambil alih semua urusan menyangkut gue. sekarang gue cuma tinggal sama Ibu dan kakak-kakak gue. kisah percintaan Ibu dan Ayahpun terasa begitu indah untuk gue.
Ayah pernah berkata kepada Ibu, seperti ini ;
"mungkin seandainya waktu dapat berputar lagi. dan aku tau kejadian akan seperti ini. aku akan bilang pada waktu untuk tidak mempertemukan aku dengan mu. dan aku juga tak sudi, memiliki anak pintar namun mereka memikul penyakit yang tak seharusnya. sebab aku tidak ingin melihatmu sedih atau menyesal karena kau mengenalku. aku ingin melihatmu tersenyum dan bahagia.
biarlah ku tanggung rasa sakit ini semua, tidak dengan anak kita. asalkan kau bisa tersenyum kembali seperti sedia kala. dan anak kita dapat menikmati masa remaja mereka"
sampai detik ini, Ibu hanya bisa menangis saat melihat gue. melihat saat gue berjuang dngan penyakit gue ini. tapi sebenarnya, tanpa sadar yang sebenarnya berjuang demi gue adalah dia. dia yang selalu membuat gue kuat hinga detik ini.
perinsip hidup gue pasti beda dengan prinsip hidup orang kebanyakan lainnya, yaitu ; Hiduplah demi nanti malam dan besok
gue juga pegang 3 janji kelingking dengan Ayah ;
1. memaafkan masa lalu
2. menikmati masa kini
3. optimis bertemu di surga
mungkin bagi kalian gue udah gila, tapi memang gue sudah gila. gue juga punya kelainan sikolgi, Schizoperenia (merasa ada orang selalu). gue mengidap kelainan itu semenjak Ayah meninggal. saat itu, gue merasa dunia terasa berakhir dan gue cuma ada bersama keluarga gue. khususnya Ayah, karena memang sedari kecil gue paling deket dengan dia.
obat terampuh gue sampai detik ini adalah Tersenyum. dengan begitu gue merasa, dunia selalu ada buat gue dan gue selalu ada buat dunia.
"matahari sudah terbenam, bulan kian menampakan indahnya diiringi ribuan bintang disampingnya. aku hanya bisa menangis di sudut kamar terpencil dari bagian hidup"
*from my friend's story*
Senin, 26 September 2011
First Tears
yohaaaa .....
malam ini malam sedih, campur seneng, campur sebel, campur takut, dan juga malu. tadi sore kan gue nganter temen yang mau screaming organisasi. gue anterin lah sebagai sahabat yang baik. sampe disana, gue cuma nunggu diem duduk sendirian. karena gue belom ikut mapercanya (pemberian materi). ada 1 kakak cewek langsung nyamperin gue, "kamu ikut aja sana"
"tapi aku belom ikut mapercanya kak" sahut gue
"yaudah gapapa" jawabnya
"nanti aku gimana jawabnya kak?"
"gapapa, gak ada hubungannya sama teori waktu sbatu itu kok. ayuk aku anterin deh sekalian nih" ajaknya
dan gue langsung nurut aja, lalu duduk di depan kakak yang ngetes itu. disana ada 4 pos, yaitu :
1. keindonesia-an
2. keorganisasian
3. keHMI-an
4. keislaman
awal-awal gue masih bisa atur rasa deg-degan ge, gila lo gue gak ada pembekalan sama sekali. karena jadwal maperca gue seharusnya sabtu depan. dengan pedenya gue jawab pertanyaan kakak-kakak ini.
tapi sayangnya, pas di pos keislaman gue paling kicep. gue sebel, kesel, marah, dan malu sama kakak itu. dia sukses bikin gue mati gaya, takut, sebel, dan pengen nangis!!! setelah pos itu, sambil nahan air mata gue lanjut ke organisasi. dan itu masih aman-aman aja, sampe akhirnya gue masih bisa nahan ras amau nangis itu. setelah selesai, bersama temen gue yang udah selesai terlebih dahulu akhirnya kita balik ke kostan. dijalan kaki gue masih lemes, gemeter, dan tangan dingin.
"kris, ricka mau nangis nih"
"kenapa emang?" tanyanya
"sedih, sebel, malu, deg-degan, semuanya campur aduk jadi satu" jawab gue
"udah jangan dipikirin yaa, itu juga semua demi kebaikan kita" sahutnya sampai akhirnya gue tiba di depan kostan.
*toktoktok*
"aaaaaa, ricka sebel sebel sebel!!!!"
"kenapa ricka?" tanya Yuli
engingenggggg .... akhirnya gue nangis!!! pengen bangen lepas sampe teriak yang kenceng. finally, nangis again!!!
oke, lo kak orang pertama kali yang buat gue nangis! sebel sesebel sebelnya sama lo, ucap gue dalam hati. gue emang gak tau nama dia, jurusan dia, bahkan semester berapa. tapi yang pasi gue sebel sebelnya sama itu orang!
ternyata sebelum gue nangis, yuli itu juga abis nangis gara-gaa cowoknya. setelah gue selesai nangis, giliran si rianti yang nangis gara-gara orang tuanya. beeeeh, ini hari lagi berurutan sedihnya. kamar pink ini pun jadi saksi semua perasaan kita, tanpa ada yang ditutup-tutupin.
balik lagi ke perjalanan cerita gue yuk!
setelah gue puas nangis, gue langsung sms kakak senior yang deket sama gue. dia juga ada di dalam organisasi itu. gue langsung sms kak iyung dan kak tapir. semua kaget gara gara gue biang sampe nangis hahaha.
akhirnya gue diculik sama kak tapir ke tempat temennya, dan beberapa temennya emang gue udah kenal. di sana ue ditanya-tanya kenapa bisa sampe nangis dan blablablanya. dan gue akhirnya tau, siapa orang PETAMA yang buat GUE NANGIS itu!!! dia bernama EGA!!!. ohh jadi yang namanya Ega toh yang buat gue nangis pertama kalinya! bakal di simpen dalem-dalem di dalam pikiran gue deh tuh nama. untung ada kak tapir dan kawan-kawan, akhirnya mereka semua buat gue gak sedih, sebel, dan sebagainya lagi. sampe di teraktir makan martabak sama mereka.
beruntung banget punya kakak-kakak kayak mereka. bisa bikin gue senyum bahkan ketawa sampe guling-guling lagi waktu gue lagi sedih.
terimakasih banyak yaa kak atas lelucon dan makanannya :):):) loveyaa.
malam ini malam sedih, campur seneng, campur sebel, campur takut, dan juga malu. tadi sore kan gue nganter temen yang mau screaming organisasi. gue anterin lah sebagai sahabat yang baik. sampe disana, gue cuma nunggu diem duduk sendirian. karena gue belom ikut mapercanya (pemberian materi). ada 1 kakak cewek langsung nyamperin gue, "kamu ikut aja sana"
"tapi aku belom ikut mapercanya kak" sahut gue
"yaudah gapapa" jawabnya
"nanti aku gimana jawabnya kak?"
"gapapa, gak ada hubungannya sama teori waktu sbatu itu kok. ayuk aku anterin deh sekalian nih" ajaknya
dan gue langsung nurut aja, lalu duduk di depan kakak yang ngetes itu. disana ada 4 pos, yaitu :
1. keindonesia-an
2. keorganisasian
3. keHMI-an
4. keislaman
awal-awal gue masih bisa atur rasa deg-degan ge, gila lo gue gak ada pembekalan sama sekali. karena jadwal maperca gue seharusnya sabtu depan. dengan pedenya gue jawab pertanyaan kakak-kakak ini.
tapi sayangnya, pas di pos keislaman gue paling kicep. gue sebel, kesel, marah, dan malu sama kakak itu. dia sukses bikin gue mati gaya, takut, sebel, dan pengen nangis!!! setelah pos itu, sambil nahan air mata gue lanjut ke organisasi. dan itu masih aman-aman aja, sampe akhirnya gue masih bisa nahan ras amau nangis itu. setelah selesai, bersama temen gue yang udah selesai terlebih dahulu akhirnya kita balik ke kostan. dijalan kaki gue masih lemes, gemeter, dan tangan dingin.
"kris, ricka mau nangis nih"
"kenapa emang?" tanyanya
"sedih, sebel, malu, deg-degan, semuanya campur aduk jadi satu" jawab gue
"udah jangan dipikirin yaa, itu juga semua demi kebaikan kita" sahutnya sampai akhirnya gue tiba di depan kostan.
*toktoktok*
"aaaaaa, ricka sebel sebel sebel!!!!"
"kenapa ricka?" tanya Yuli
engingenggggg .... akhirnya gue nangis!!! pengen bangen lepas sampe teriak yang kenceng. finally, nangis again!!!
oke, lo kak orang pertama kali yang buat gue nangis! sebel sesebel sebelnya sama lo, ucap gue dalam hati. gue emang gak tau nama dia, jurusan dia, bahkan semester berapa. tapi yang pasi gue sebel sebelnya sama itu orang!
ternyata sebelum gue nangis, yuli itu juga abis nangis gara-gaa cowoknya. setelah gue selesai nangis, giliran si rianti yang nangis gara-gara orang tuanya. beeeeh, ini hari lagi berurutan sedihnya. kamar pink ini pun jadi saksi semua perasaan kita, tanpa ada yang ditutup-tutupin.
balik lagi ke perjalanan cerita gue yuk!
setelah gue puas nangis, gue langsung sms kakak senior yang deket sama gue. dia juga ada di dalam organisasi itu. gue langsung sms kak iyung dan kak tapir. semua kaget gara gara gue biang sampe nangis hahaha.
akhirnya gue diculik sama kak tapir ke tempat temennya, dan beberapa temennya emang gue udah kenal. di sana ue ditanya-tanya kenapa bisa sampe nangis dan blablablanya. dan gue akhirnya tau, siapa orang PETAMA yang buat GUE NANGIS itu!!! dia bernama EGA!!!. ohh jadi yang namanya Ega toh yang buat gue nangis pertama kalinya! bakal di simpen dalem-dalem di dalam pikiran gue deh tuh nama. untung ada kak tapir dan kawan-kawan, akhirnya mereka semua buat gue gak sedih, sebel, dan sebagainya lagi. sampe di teraktir makan martabak sama mereka.
beruntung banget punya kakak-kakak kayak mereka. bisa bikin gue senyum bahkan ketawa sampe guling-guling lagi waktu gue lagi sedih.
terimakasih banyak yaa kak atas lelucon dan makanannya :):):) loveyaa.
Sabtu, 24 September 2011
SABDUAMN!!!
semangat pagiiiii!!!!
hari ini hari sabtu yaa? asik waktunya bersantai-santai sejenak. hello dunia, udah siap nih rapi-rapi mau pergi sama Ocong nyari buku horeeeee!!!
teenggg nooonggg pukul menunjukkan 9 tepat, saatnya berangkat! sampe rumah Ocong, langsung jalan ke Gramedia Matraman. Yess ketemu juga akhirnya buku EYD Plusnya, tapi Disiplin Bahasa Indonesianya enggak, sabar kan masih mau nyari ke Blok M.
okeee, waktunya transit.
*jleeeep* "ADUHHH!!! yaaah, putus"
"sorry kaa, sorry gak sengaja"
DAMNNN!!! sepatu sendal gue putus gara-gara keinjek Ocong. oke, baiklah di Blok M alamat beli sepatu.
sampe di Blok M dan udah ketemu sepatu baru, tapi dimana-mana yaa sama aja ukuran gue susah banget dipasin. dengan rasa kesiksa, gue tetep pake jalan itu sepatu.
saatnya nyari buku .....
tapi yg dicari gak ketemu-ketemu. baiklah kalo gitu gue cari novel aja yaa. yeaaay dapet kelanjutan dari Negeri 5 Menara!
gue lgi berusaha ngejauhin teenlit yg terlalu gimana gitu hahaha, takut guenya jadi kebawa emosi itu cerita kan gak lucu abg banget gitu. tapi kalo masalah pengarangnya Luna Torashingu, gue gak bisa nolak kayaknya. tapi sayangnya dicari-cari teenlit itu gak ada. yaudah beli buku itu aja.
waktunya pulang, yaaap naik BusTrans Jakarta lagi.
tiba-tiba, pas pengen turun buat transitan tas gue ketarik jadinya ROBEEEEK~!!!
yaa apun ada apaan sih ini, tadi sepatu sendal sekarang tas. tabahkan hati, lanjut jalan ....
pas sampe ke transit kedua, tiba-tiba pegangan plastik belanjaan gue lepas 1! OHMAYGAAATTTTT!! lengkap sudah!!!
ini hari Sabtu? Sabtunya sangat bersejarah. gue bakal sebut hari ini SABDUAMNNN!!!
sampe rumah juga akhirnya, dan gak lupa nyelipin kertas kecil. ini adalah SABDUAMNN!!!
ngomong-ngomong, sekarang jam berapa yaa???? waaaw 4:24 PM, oke jatah hari sabtunya masih menyisakan beberapa jam lagi. semoga gak ada sabduamn selanjutnya yaaa. AMINNNN ......
hari ini hari sabtu yaa? asik waktunya bersantai-santai sejenak. hello dunia, udah siap nih rapi-rapi mau pergi sama Ocong nyari buku horeeeee!!!
teenggg nooonggg pukul menunjukkan 9 tepat, saatnya berangkat! sampe rumah Ocong, langsung jalan ke Gramedia Matraman. Yess ketemu juga akhirnya buku EYD Plusnya, tapi Disiplin Bahasa Indonesianya enggak, sabar kan masih mau nyari ke Blok M.
okeee, waktunya transit.
*jleeeep* "ADUHHH!!! yaaah, putus"
"sorry kaa, sorry gak sengaja"
DAMNNN!!! sepatu sendal gue putus gara-gara keinjek Ocong. oke, baiklah di Blok M alamat beli sepatu.
sampe di Blok M dan udah ketemu sepatu baru, tapi dimana-mana yaa sama aja ukuran gue susah banget dipasin. dengan rasa kesiksa, gue tetep pake jalan itu sepatu.
saatnya nyari buku .....
tapi yg dicari gak ketemu-ketemu. baiklah kalo gitu gue cari novel aja yaa. yeaaay dapet kelanjutan dari Negeri 5 Menara!
gue lgi berusaha ngejauhin teenlit yg terlalu gimana gitu hahaha, takut guenya jadi kebawa emosi itu cerita kan gak lucu abg banget gitu. tapi kalo masalah pengarangnya Luna Torashingu, gue gak bisa nolak kayaknya. tapi sayangnya dicari-cari teenlit itu gak ada. yaudah beli buku itu aja.
waktunya pulang, yaaap naik BusTrans Jakarta lagi.
tiba-tiba, pas pengen turun buat transitan tas gue ketarik jadinya ROBEEEEK~!!!
yaa apun ada apaan sih ini, tadi sepatu sendal sekarang tas. tabahkan hati, lanjut jalan ....
pas sampe ke transit kedua, tiba-tiba pegangan plastik belanjaan gue lepas 1! OHMAYGAAATTTTT!! lengkap sudah!!!
ini hari Sabtu? Sabtunya sangat bersejarah. gue bakal sebut hari ini SABDUAMNNN!!!
sampe rumah juga akhirnya, dan gak lupa nyelipin kertas kecil. ini adalah SABDUAMNN!!!
ngomong-ngomong, sekarang jam berapa yaa???? waaaw 4:24 PM, oke jatah hari sabtunya masih menyisakan beberapa jam lagi. semoga gak ada sabduamn selanjutnya yaaa. AMINNNN ......
Langganan:
Postingan (Atom)